Lewati ke konten utama
Logo MTs N 41 Al-Azhar Asy-Syarif Jakarta

Seleksi PMBM MTsN 41 Jakarta Gunakan CBT, 479 Peserta Ikuti Ujian

Seleksi PMBM MTsN 41 Jakarta Gunakan CBT, 479 Peserta Ikuti Ujian
12 Mar 2026 info@mtsn41alazhar.sch.id

Jakarta (Humas MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif) — Sebanyak 479 calon siswa mengikuti seleksi Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) jalur reguler nonasrama di MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif Jakarta pada Sabtu (7/3/2026). Seleksi yang meliputi tes Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) dan Computer Based Test (CBT) tersebut berlangsung tertib di lingkungan madrasah sebagai bagian dari proses penerimaan peserta didik baru di satuan pendidikan Kementerian Agama.

 

Pelaksanaan seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari registrasi peserta, tes BTQ, hingga ujian berbasis komputer di laboratorium madrasah. Panitia memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan agar hasil seleksi dapat dilakukan secara objektif dan transparan.

 

Kepala MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif Jakarta, Faizah, menyampaikan bahwa seleksi PMBM merupakan bagian dari upaya madrasah dalam menjaring calon peserta didik yang memiliki kemampuan akademik serta dasar keagamaan yang memadai. Menurutnya, penerapan sistem seleksi yang terstruktur menjadi salah satu langkah untuk menjaga kualitas pendidikan di madrasah.

 

“Seleksi PMBM ini menjadi tahap penting dalam proses penerimaan siswa baru. Melalui tes BTQ dan CBT, madrasah dapat melihat kemampuan dasar calon siswa baik dari sisi literasi Al-Qur’an maupun kemampuan akademik,” ujar Faizah.

 

Ia menjelaskan bahwa penggunaan sistem Computer Based Test menunjukkan penerapan digitalisasi dalam proses pendidikan di lingkungan madrasah. Menurutnya, sistem tersebut membantu pelaksanaan seleksi agar berjalan lebih efektif dan akuntabel.

 

“Dengan sistem CBT, proses seleksi menjadi lebih efektif, objektif, dan transparan. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti seleksi dengan baik dan mendapatkan hasil terbaik,” tambahnya.

 

Selama pelaksanaan kegiatan, panitia juga melakukan pendampingan kepada peserta untuk memastikan setiap tahapan dapat diikuti dengan baik. Penggunaan sistem berbasis komputer menjadi bagian dari penerapan transformasi digital yang terus dikembangkan di lingkungan madrasah di bawah Kementerian Agama.

 

Salah satu orang tua peserta, Aini, menyampaikan bahwa pelaksanaan seleksi berjalan tertib dan memberikan kenyamanan bagi peserta maupun orang tua yang mendampingi. Ia mengatakan bahwa proses yang terorganisasi membantu peserta mengikuti ujian dengan lebih tenang.

 

“Kami sebagai orang tua merasa senang karena pelaksanaan tesnya tertata dengan baik dan panitianya sangat membantu. Semoga anak kami bisa mendapatkan hasil terbaik dan diterima di MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif,” tuturnya.

 

Menurut pihak madrasah, pelaksanaan seleksi PMBM menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu layanan pendidikan di bawah Kementerian Agama. Dengan sistem seleksi yang terukur dan berbasis teknologi, diharapkan madrasah dapat menerima peserta didik yang siap mengikuti proses pembelajaran serta memberikan manfaat bagi masyarakat melalui penyelenggaraan pendidikan yang tertib dan berkualitas.


Bagikan: